Apricot Finance: Protokol Pinjaman dengan Berbagai Keuntungan untuk Pengguna di Solana

Solana Indonesia
3 min readJan 15, 2023

Halo SOLdier! Dalam artikel minggu ini, Solana Indonesia kembali dengan salah satu proyek yang memberikan fasilitas pinjaman untuk penggunanya, yakni Apricot Finance, protokol DeFi yang dibangun di jaringan Solana yang memiliki tujuan untuk memberikan solusi berkelanjutan untuk akumulasi piutang ragu-ragu (bad debt) pada platform pinjaman. Seluruh proses di platform dilakukan secara komputerisasi juga didukung dengan adanya ambang batas likuiditas, sehingga pemberi pinjaman mendapatkan proteksi maksimal. Ada 3 fitur unggulan yang dimiliki oleh Apricot Finance, diantaranya adalah:

1. Apricot Lend

Apricot Lend menawarkan suku bunga tinggi untuk setiap deposit. Hal utama yang membedakan Apricot Finance dengan proyek serupa lainnya, yakni mereka memiliki pelayanan yang cukup bagus untuk pihak peminjam. Apricot memberi kebebasan bagi peminjam dalam menetapkan persyaratan agunan dengan lebih mudah. Hal ini secara signifikan dapat mengurangi penalti likuidasi dan ketidakpastian dengan menurunkan ambang batas likuidasi. Ini tentunya akan menarik banyak pemberi pinjaman dan peminjam untuk menggunakan Apricot. Apricot Lend juga memiliki keunggulan lain yaitu jaminan likuidasi dalam 2 jam (Apricot Rescue), memberikan kenyamanan kepada peminjam dalam waktu singkat dengan pemasukan yang dapat diperkirakan sebelumnya

2. X-Farms

Dengan adanya fitur X-Farms Apricot, kalian dapat memperoleh hasil dari cross-margin leveraged yield farming tanpa harus memiliki token crypto yang mendasarinya. Semua orang dapat menyimpan aset crypto dalam lending pool dan menggunakannya sebagai jaminan untuk meminjam token yang dibutuhkan untuk farm. Misalnya, ketika seseorang deposit SOL dan menggunakannya sebagai jaminan untuk meminjam ORCA dan USDC untuk membuat token LP ORCA-USDC, atau USDC dan USDT untuk membuat token LP USDC-USDT. Kalian dapat meminjam koin ini dengan leverage hingga 3X. Token yang dipinjam menjadi auto-pooled dan distake untuk token LP dengan keuntungan farming yield sebesar 3X lipat.

3. Appricot Assist

Dengan mempertimbangkan profil risiko khusus secara khusus, asisten deleveraging otomatis milik Apricot dapat menurunkan level leverage akun milik pengguna. Jadi Apricot Assist dapat menentukan kapan, dimana, dan berapa banyak aset agunan yang harus ditebus ataupun dijual yang dapat dilakukan secara efisien.

Leveraged yield farming (LYF) juga menawarkan keuntungan yang besar asal pengguna dapat memanfaatkannya secara baik. Meskipun langkah-langkahnya tampak cukup sederhana untuk dijalankan, LYF sangat fluktuatif dan sulit dengan besarnya risiko dan kemungkinan banyaknya investor kehilangan aset berharga mereka.

Leveraged yield farming memerlukan pengambilan "position" pada harga aset individu, serta harga relatifnya. Harga aset individu dalam pair token LP dapat berubah secara cepat dibandingkan ketika kalian melakukan deposit di farm yang menyebabkan kerugian sementara. Namun resiko menjadi semakin besar ketika melakukan leverage dengan dana pinjaman, hingga berpotensi terjadi likuidasi. Untuk mengurangi resiko tersebut, Apricot Finance menawarkan auto-deleveraging.

Apricot Assist mengawasi Batas Pinjaman yang Digunakan akun pengguna dan ketika mencapai 'Trigger Level' yang telah ditetapkan sebelumnya, program secara otomatis menebus atau menjual token yang kalian deposit (sebagai agunan) dan mengembalikan token yang telah dipinjam, berlaku khusus untuk stablecoin, SOL, dan ETH.

Dengan berbagai produk keuangan inovatif seperti Apricot Lend, X-Farm, dan Apricot Assist, Apricot Finance dapat membantu memaksimalkan keuntungan kalian dengan risiko minimal. Apabila SOLdier ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar Apricot Finance kalian bisa membuka website resminya, juga dapatkan update terbaru lewat laman twitter resmi di @ApricotFinance.

--

--

Solana Indonesia

Pembaruan, pengumuman, dan penjelasan; Pelajari lebih lanjut tentang teknologi, validator, partner dan komunitas Solana.