Injective: Platform Smart Contract Interoperabel yang Dioptimalkan untuk Pengembangan Aplikasi DeFi

Solana Indonesia
3 min readApr 7, 2023

Halo SOLdier! Artikel Solana Indonesia pada edisi terbaru di minggu pertama bulan April kali ini akan membahas secara detail seputar proyek DeFi yang cukup menjanjikan, yakni Injective, sebuah blockchain yang dibangun untuk aspek finansial dengan konsep blockchain layer-one interoperabel yang mendukung pengembangan aplikasi DeFi generasi berikutnya, termasuk decentralized spot dan derivatives exchanges, prediction market, lending protocol, dan masih banyak lagi. Injective secara unik menyediakan infrastruktur finansial secara solid dan dapat digunakan untuk keperluan aplikasi, termasuk desentralisasi, on-chain orderbook dengan MEV-resistant. Selain itu, semua jenis pasar keuangan seperti spot, perpetual, futures, dan option sepenuhnya dijalankan secara on-chain.

Infrastruktur cross-chain bridging yang terdesentralisasi milik Injective kini kompatibel dengan Ethereum, blockchain yang mendukung IBC, dan chain non EVM seperti Solana. Injective juga menyediakan platform smart contract terbaru berdasarkan CosmWasm, dengan kemampuan interchain yang mumpuni. Injective dibuat khusus dengan Cosmos SDK dan menggunakan mekanisme konsensus Proof-of-Stake berbasis Tendermint, memberikan finalitas transaksi instan dengan kemampuan mempertahankan kinerja dengan kecepatan tinggi (10.000+ TPS).

Beberapa fitur dan keunggulan yang dimiliki oleh Injective, diantaranya adalah:

Layer-1 smart contract blockchain: Injective menyediakan interchain L1 dengan kecepatan tinggi tanpa membebankan biaya gas kepada pengguna.

Aplikasi DeFi tanpa batas: Injective memungkinkan siapa saja untuk membangun aplikasi DeFi dengan infrastruktur keuangan yang solid dan sederhana milik Injective seperti orderbook on-chain.

Cross chain trading dan yield generation: Injective mampu mendukung beragam aktivitas trading dan menghasilkan yield di seluruh jaringan blockchain layer-1 yang berbeda seperti Cosmos dan Ethereum.

Pengelolaan jaringan berbasis komunitas: Injective sepenuhnya dijalankan oleh komunitas yang terdesentralisasi di mana semua inovasi baru dipilih oleh struktur Decentralized Autonomous Organization(DAO).

Pionir Interoperabilitas: Injective merupakan blockchain yang sangat interopabel yang terhubung dengan Etheruem, Cosmos, Solana, dan masih banyak lagi.

Fully customizable: Kirimkan produkmu dengan kemampuan untuk dengan cepat mengubah parameter apa pun agar sesuai dengan kasus penggunaan produk.

Pengalaman developer yang intuitif: Lingkungan pengembangan yang fleksibel dan ekspresif didukung oleh Rust dan Golang.

Ramah Lingkungan: Jejak karbon diklaim 99% lebih rendah melalui mekanisme konsensus Tendermint PoS Injective.

Injective dApps dan tooling

Injective adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan individu untuk mengakses blockchain dan dApps yang dibangun secara on-chain secara permisionless. Sejumlah dApps saat ini dibangun di atas Injective yang berupa decentralized exchange (DEX), yang memberikan pengguna pengalaman trading terdesentralisasi secara maksimal. Salah satu dApp populer yang dibangun di atas Injective adalah Helix yang merupakan salah satu exchange derivatif terdesentralisasi dengan pertumbuhan paling cepat. Selain DEX, Injective juga turut serta dalam pengembangan beberapa aplikasi terdesentralisasi lainnya, termasuk dApps untuk asuransi, prediction market, binary option, dan lainnya.

INJ Token

INJ merupakan token utilitas dari Injective. INJ menjadi aset yang digunakan untuk pengelolaan, lelang token burn, dan staking di jaringan PoS. Lelang burn di Injective dianggap sangat unik karena 60% dari semua biaya yang dikumpulkan dari dApps akan dilelang setiap minggunya melalui mekanisme buy back and burn. Hal ini pada dasarnya membuat suplai INJ menurun secara dramatis dari waktu ke waktu. Lelang burn INJ dapat membantu menambah nilai untuk seluruh ekosistem Injective. Saat ini, Injective memiliki rasio pembakaran token tertinggi di antara proyek lain.

Sedangkan dalam hal kebergunaan token INJ terdiri dari: tata kelola protokol, dApp value capture, pengamanan Proof-of-Stake (PoS), insentif pengembang, dan staking. Rincian lebih lanjut mengenai masing-masing kasus penggunaan akan secara detail dijelaskan berikut:

Pengelolaan Protokol: Token INJ mengatur setiap komponen Injective, termasuk chain upgrade. Sejak peluncuran di mainnet, komunitas Injective secara aktif berkontribusi pada tata kelola, dengan semua proposal melewati pemungutan suara tata kelola DAO. SOLdier dapat mengecek halaman DAO injective di sini.

Protocol Fee Value Capture: 60% dari semua biaya yang dihasilkan dari dApps memasuki lelang pembelian kembali dan burn secara on-chain untuk mempertahankan konsep deflasi INJ. SOLdier dapat mengecek halaman burn injective di sini

Pengamanan Proof-of-Stake (PoS) berbasis Tendermint: INJ digunakan untuk mengamankan blockchain Injective menggunakan mekanisme proof-of-stake. Validator dan delegator dapat berpartisipasi dalam staking.

Insentif developer: 40% dari biaya yang dihasilkan oleh pengguna di dApps yang dibangun di Injective langsung digunakan untuk memberikan insentif kepada developer baru yang membangun proyek di Injective.

Demikian penjelasan mengenai Injective, apabila SOLdier ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar proyek ini, kalian bisa membuka website resminya, juga dapatkan update terbaru lewat laman twitter resmi di @Injective_.

--

--

Solana Indonesia

Pembaruan, pengumuman, dan penjelasan; Pelajari lebih lanjut tentang teknologi, validator, partner dan komunitas Solana.